Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ulumul Al-Qur'an-Ayat dan Surat yang Turun di Langit dan di Bumi dan diantara Ke Duanya


الأرضي والسمائي

       Telah berlalu perkataan Ibnu Al ‘ Arabi: sesungguhnya di antara Al-Qur’an itu ada yang di turunkan di    langit (Sama’i), dan ada yang di turunkan di bumi (Ardhi), dan ada yang di turunkan di langit dan di bumi serta ada ada juga yang di turunkan di dasar bumi, yaitu di gua.

        Ibnu Al ‘Arabi berkata: telah menceritakan kepada kami Abu Bakar Al-Fihri, ia berkata: telah menceritakan kepada kami At-Tamimi, ia berkata: telah menceritakan kepada kami Hibatullah Al-Mufassir, ia berkata: telah di turunkan Al-Qur’an di antara Makkah dan Madinah kecuali enam ayat, yaitu yang di turunkan tidak di bumi dan tidak pula di langit: yaitu tiga ayat terkandung dalam surat Ash-Shaffat,yaitu: 

وَمَا مِنَّاۤ اِلَّا لَهٗ مَقَامٌ مَّعْلُوْمٌ ۙ

Dan tidak satu pun di antara kami (malaikat) melainkan masing-masing
 mempunyai kedudukan tertentu
, [QS. As-Saffat: Ayat 164]
وَّاِنَّا لَـنَحْنُ الصَّآفُّوْنَ ۚ
dan sesungguhnya kami selalu teratur dalam barisan (dalam melaksanakan perintah Allah). [QS. As-Saffat: Ayat 165]

وَاِنَّا لَـنَحْنُ الْمُسَبِّحُوْنَ
Dan sungguh, kami benar-benar terus bertasbih (kepada Allah)
. [QS. As-Saffat: Ayat 166]

Dan begitu juga satu ayat di surat Az-Zukhruf:
وَسْــئَلْ مَنْ اَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رُّسُلِنَاۤ اَجَعَلْنَا مِنْ دُوْنِ الرَّحْمٰنِ اٰلِهَةً يُّعْبَدُوْنَ
Dan tanyakanlah (Muhammad) kepada rasul-rasul Kami yang telah Kami utus sebelum engkau, "Apakah Kami menentukan tuhan-tuhan selain (Allah) Yang Maha Pengasih untuk disembah?" [QS. Az-Zukhruf: Ayat 45]
Dan dua ayat terakhir yang terletak di akhir surat Al-Baqarah yaitu ayat tersebut yang di turunkan di malam Mi’raj:
ٰمَنَ الرَّسُوْلُ بِمَاۤ اُنْزِلَ اِلَيْهِ مِنْ رَّبِّهٖ وَ الْمُؤْمِنُوْنَ ؕ كُلٌّ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَمَلٰٓئِكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ اَحَدٍ مِّنْ رُّسُلِهٖ وَقَالُوْا سَمِعْنَا وَاَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَاِلَيْكَ الْمَصِيْرُ
Rasul (Muhammad) beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (Al-Qur'an) dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. (Mereka berkata), "Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya." Dan mereka berkata, "Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami, ya Tuhan kami, dan kepada-Mu tempat (kami) kembali." [QS. Al-Baqarah: Ayat 285]

لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا ؕ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ؕ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَاۤ اِنْ نَّسِيْنَاۤ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَاۤ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖ ۚ وَاعْفُ عَنَّا ؕ وَاغْفِرْ لَنَا ؕ وَارْحَمْنَا ؕ اَنْتَ مَوْلٰٮنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa), "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir." [QS. Al-Baqarah: Ayat 286]

       Ibnu Al-‘Arabi berkata: mungkin yang di maksud bukan di langit dan di bumi adalah di angkasa antara langit dan bumi. “ Ibnu Al-‘Arabi juga berkata: adapun yang di turunkan di bawah bumi adalah surat Al-Mursalat, sebagaimana disebutkan di dalam hadits shahih dari Ibnu Mas’ud.
Adapula Imam Suyuthi berpendapat yang bahwa ayat-ayat yang telah di sebutkan maka saya tidak mendapatkan ada sandaran atau pun dalil terhadap apa yang telah beliau kemukakan, kecuali pada akhir ayat Al-Baqarah yang mempunyai sandaran hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ibnu Mas’ud: “ketika Rasulullah SAW di isra’kan hingga sampai ke Sidratul Muntaha” (Al-Hadits), dan di dalamnya terdapat ungkapan sebagai berikut: “Maka Rasullah SAW diberi tiga hal: diberi shalat lima waktu, akhir surat Al-Baqarah, dan diampuni bagi orang yang tidak musyrik dari ummatnya atas dosa-dosa yang merusak”
 Disebutkan dalam kitab Al-Kamil karya Al-Hudzali yaitu:


تقدم قول ابن العربي : إن من القرآن سمائيا وأرضيا ، وما نزل بين السماء والأرض ، وما نزل تحت الأرض في الغار . 

قال : وأخبرنا أبو بكر الفهري ، قال : أنبأنا التميمي ، أنبأنا هبة الله المفسر ، قال : نزل القرآن بين مكة والمدينة إلا ست آيات ، نزلت لا في الأرض ولا في السماء ; ثلاث في سورة الصافات وما منا إلا له مقام معلوم [ 164 - 166 ] الآيات الثلاث . وواحدة في الزخرف : واسأل من أرسلنا من قبلك من رسلنا [ 45 ] الآية . والآيتان من آخر سورة البقرة نزلتا ليلة المعراج . 

قال ابن العربي : ولعله أراد في الفضاء بين السماء والأرض . قال : وأما ما نزل تحت الأرض فسورة المرسلات ، كما في الصحيح ، عن ابن مسعود. 

قلت : أما الآيات المتقدمة فلم أقف على مستند لما ذكره فيها ، إلا آخر البقرة ، فيمكن أن يستدل بما أخرجه مسلم ، عن ابن مسعود : لما أسري برسول الله - صلى الله عليه وسلم - انتهى إلى سدرة المنتهى . . . . الحديث ، وفيه فأعطي رسول الله - صلى الله عليه وسلم - منها ثلاثا : أعطي الصلوات الخمس ، وأعطي خواتيم سورة البقرة ، وغفر لمن لا يشرك من أمته بالله شيئا المقحمات . 

وفي الكامل للهذلي : آمن الرسول [ البقرة : 285 - 286 ] إلى آخرها بقاب قوسين . 

Post a comment for "Ulumul Al-Qur'an-Ayat dan Surat yang Turun di Langit dan di Bumi dan diantara Ke Duanya"

Follow By Email