Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting ADS Search Google

Festival Perahu Gethek Penutup Perayaan Akhir Tahun Meriahkan Desa Karangdoro

festival perahu dayung akhir tahun
Desa Karangdoro, Banyuwangi, Jawa Timur
Festival Balap Gethek atau biasa disebut dengan lomba balap perahu di Sungai Kalibaru Desa Karangdoro, Banyuwangi, Jawa timur, merupakan sebuah lomba yang diselenggarakan oleh masyarakat sekitar untuk penutup akhir tahun 2021. 

Dalam lomba ini terdapat Bazzar dari tanggal 17-22 Desember yang bertujuan untuk memberikan lapangan penghasilan bagi para pelaku usaha yang ada di Desa Karangdoro khususnya dan untuk Balap Gethek pada tanggal 19-22 Desember yang dilaksanakan pada pukul 13.00-selesai. 

Event ini dihadiri dan diwakilkan oleh Dra Khusnul Hotimah yang merupakan Staff Alhi Bupati Banyuwangi dan beberapa perangkat desa serta peserta yang mengikuti lomba dan juga masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam meramaikan acara lomba Balap Gethek ini.

Event ini juga dibuat untuk menumbuhkan kesadaran manusia tentang kebersihan lingkungan sungai, mengapresiasi inisiatif warga dan menjadi sarana mengeratkan kerukunan warga.

Menurut Kepala Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Sunaryo mengatakan, tahun sebelumnya lomba balap perahu rakit menggunakan batang pohon pisang. Namun, dikarenakan batang pohon pisang yang berserakan di sungai sesuai acara yang di telantarkan, selesai acara begitu saja membuat sungai Kalibaru tidak enak dipandang atau mencemari lingkungan sekitar sungai tersebut. 

Maka, pada tahun 2021 bulan Desember ini event lomba perahu rakit diganti dengan menggunakan bahan seperti bambu dan kayu, sehingga untuk acara taun depan masih bisa dipakai lagi. Dan juga ketika menggunakan bahan seperti bambu dan kayu bisa mengehemat biaya karena tidak sekali pakai atau bisa digunakan kembali. 

Dalam lomba perahu rakit ini ada 64 Gethek dalam satu perahu diikuti sekitar 4-6 orang yang mengemudi dan mendayung. Mereka akan berlomba menjadi yang tercepat dengan mendayung perahu rakitnya sejauh 500 meter dengan start RTH Blokagung dan menuju finish batas Desa Karangdoro.

Dalam lomba perahu rakit ini masyarakat Karangdoro tetap mematuhi protokol Kesehatan dengan menggunakan masker, memakai handsanitizer dan juga menjaga jarak meskipun area jalan dipadati oleh masyarakat. Karena mengingat masih terdapat penyakit yang sangat membahayakan yaitu Covid-19 ini, maka masyarakat yang ikut memeriahkan tetap diberlakukan dan diwajibkan menggunakan alat pelindung diri dan menjaga kesehatannya dengan menggunakan masker, cuci tangan, menggunakan handsanitizer dan menjaga jarak.

Selain itu dalam perlombaan kali ini pemerintah Desa Karangdoro menyiapkan hadiah sebesar Rp.14.300.000 untuk diperebutkan dalam 2 kriteria lomba yaitu gethek hias dan gethek balap.

Menurut Dra Khusnul Hotimah yang merupakan Staff Ahli Bupati Banyuwangi dalam kesempatan ini beliau mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Karangdoro terlebih dengan tujuan untuk memberdayakan potensi wisata di Desa Karangdoro yaitu sungai dengan menggelar Lomba Gethek, pihaknya berharap kedepannya program seperti ini harus terus berkesinambungan sehingga menjadi program tahunan yang dimiliki oleh Desa Karangdoro dan juga mendukung penuh jika nantinya akan diajukan kegiatan yang ada di Desa karangdoro menjadi agenda rutin Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Penulis: Lutfi Nuraini Mahasiswi Akademi Kesehatan RUSTIDA
Krikilan, Glenmore, Banyuwangi

wanita sholehah
Lutfi Nuraini
Mahlil Al mudassa
Mahlil Al mudassa Hamba Allah yang sering nyangkut di dunia maya via atribut fana. Slogan BISYEL Email: mahlilflanstsr@gmail.com

Post a Comment for "Festival Perahu Gethek Penutup Perayaan Akhir Tahun Meriahkan Desa Karangdoro"